Buku ini mengembangkan lebih lanjut kajian yang pernah dibahas oleh pengrangnya dalam buku tafsir Sosial atas Kenyataan, Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan, yang diterbitkan tahun lalu. Sekali lagi Peter L. Beger membuktikan kepiawaiannya sebagai seorang sosiolog yang, tanpa kehilangan hujah - hujahnya yang terkenal tajam dengan gaya penulisannya yang cemerlang dan padat melakukan kajian men…
Buku ini memperkenalkan hasil renungan delapan filsuf tentang penglaman manusiawi. Mereka adalah filsuf - filsuf modern yang menempatkan pengalaman manusiawi sebagai pokok utama renunganya. Nietzsche, Albert Camus, Mircea Eliade, Karl Jaspers, Susanne K. Langer, Karl R. Popper, Jose Ortega Y Gasset dan Herbert Marcuse adalah filsuf - filsuf terkenal tetapi kurang dikenal oleh masyarakat Indonesia.
Buku ini terjemahan dari "What is Scripture? A Comparative Approach" karya Wilfred Cantwell Smith dan kata pengantar oleh Prof. Dr. M. Amien Abdullah. Buku ini merupakan manifesto melawan dua hantu menakutkan abad ini: penyangkalan terhadap hal - hal yang transenden dan sikap - sikap antipluralisme. Wilfred Smith berusaha mengurangi kerumitan dialektis antara whyu dan sejarah. Sebagai studi …
Buku terjemahan dari "Christianity and Democracy: A theology for a Just World Order" karya John W. de Gruchy. Buku ini berangkat dari sebuah tesis yang tegas: sistem demokrasi memang lahir di Yunani Kuno, namun visi demokrasi muncul pertama kali di tanah kelahiran nabi - nabi Perjanjian Lama. Apa yang dulu dinubuatkan nabi - nabi Ibrani dan dipraktekan di Yunani Kuno, pada abad ke-20 bertemu…
Buku ini merupakan rangkaian penerbitan tentang agama - agama dan Aliran Kepercayaan di Indonesia, yang akan diterbitkan oleh Institut DIAN/Interfidei.
Buku ini membahas perkembangan psikologi agama dang signifikansinya bagi pendidikan agama serta pengaruhnya terhadap pembentukan jiwa keagamaan manusia.
Buku ini ditulis oleh Dr. Nico Syukur Dister dengan membeberkan sikap manusia terhadap yang lain itu dari sudut pandangan psikologi. Ia merencanakan untuk meneroponginya dalam beberapa tahap. Kali ini ia mulai dengan memepertanyakan: "Apakah yang sesungguhnya dialami oleh seorang yang beragama, dan motivasi apa yang mendorongnya untuk sampai beragama"?.
Pengantar oleh Ninian Smart Agama yang dalam kerangka postivisme disertakan dengan "mitos" dan karenanya diramalkan akan tenggelam dilibas kekuatan "ideologi" dan "ilmu pengetahuan"< kini kian menunjukkan nyalanya. Perhatian terhadap agama bukan saja bersifat teologis, yakni dengan meningginya minat menjalani kehidupan yang diyakini berlandaskan suatu ajaran agama, yang kini terkenal denga…
Agama telah mampu mepertahankan diri hingga hari ini, namun seberapa jauh ia telah berubah dan dapatkah ia menyesuaikan diri dengan pkemajuan zaman? Gerakan modernisasi menghadapkan agama kepada berbagai persoalan pelik. Agama tinggal sebagai upacara belaka? Tetapi agama pun dapat bersaing dengan agama lain: mengapa? Dan yang senantiasa terulang dalam sejarah adalah agama sebagai sumber tenaga …