Perpindahan dan pertemuan antara kelompok penduduk yang berbeda latar belakang sosial budaya cenderung membawa dampak terhadap kehidupan sosial. Kenyataanya, tidak ada seorangpun yang dapat menghindari pertemuan dengan orang - orang yang berbeda kebudayaanya.
Buku ini merupakan hasil akhir pelaksanaan kegiatan kajian Kebijakan dan Strategi Peningkatan Kerukunan Umata Beragama yang dilaksanakan oleh Direktorat Agama, Kebudayaan, Pemuda dan OlahragaBappenas pada tahun 2015.
Buku ini merupakan Kertas Karya Perorangan (TASKAP) Program Pendidikan Singkat Agaama XV Lemhannas RI Tahun 2007
Masyarakat Transmigran merupakan masyarakat yang majemuk dilihat dri prespektif budaya, etnis, maupun agama. Perbedaan yang ada di anatara mereka memiliki dua konsekuensi, yakni sebagai faktor penyebab terjadinya disintegrasi sosial dan faktor perekat terbangunya harmoni sosial.
Koleksi ini merupakan tesis yang dibukukan tentang studi kasus terhadap kemiskinan dan polarisasi sosial yang terjadi di desa Bulugede, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Menyadari akan pentingnya kerukunan hidup beragama dan integritas nasioanl itu, kami mencoba mengemukakan serentetan analisa masyarakat dalam buku ini. Pertama - tama dimunculkan masalah pokok, yakni kerukunan hidup antar umat beragama dan integritas nasional. Masalah ini akan diperkaya dengan tanggapan lahirnya Wadah Musyawarah Antar Umat Beragama.
Materi dalam buku ini sangat berguna sebagai bahan studi dalam rangka kajian perbandingan agama - agama yang dianut dalam kehidupan masyarakat di dunia. Begiyu pula dengan menelaah hasil kajian buku ini diharapkan akan mampu memperluas pandangan yang lebih toleransi terhadap ajaran agama - agama yang nampaknya hampir semuanya mengajarkan kebaikan dan bertujuan mulia. Namun dalam proses pemeluka…