Kehendak bebas manusia menjadi titik tolak St. Agustinus untuk menerangkan asal mula kajahatan. Kehendak bebas itu menempatkan manusia sebagai yang berbeda dari ciptaan Allah yang lain, karena dengannya setiap manusia memiliki kapasitas untuk memilih dan menentukan pilihannya dengan bebas.
Buku ini menggali dan memotret interaksi dan relasi sosial keagamaan dalam kehidupan masyarakat di lima daerah, yaitu kampung Jawa Tondano, Susuru Ciamis, Banuroja Pohuwato, Peunayong Banda Aceh, dan Teluk Gong Jakarta Utara.
The book consists of reading in the beliefs and rituals of people who see themselves in a particular kind of relationship to gods or other "supernatural" powers.
Judul asli dari buku ini yaitu "No Ajahn Chah - Reflections" Buku ini berisikan tentang kutipan - kutipan dari Ajahn Chah.
Buku ini beriskan tentang jawaban dari pertanyaan "Apakah yang harus kita perbuat?" dan "Apakah Etika yang harus kita ikuti?". Buku ini memeberikan petunjuk secara umum sesuai dengan Al - Kitab.
Buku ini memuat tentang berikut: Pergulatan pemikiran keagamaan para mahasiswa-mahasiswi yang awalnya antipendidikan agama (religious studies), lalu berubah dan mengalami momentum "AHA". Aagama itu indah, damai, dan sejuk. Pemahaman makna dan pesan agama dari perspektif kaum muda. Khususnya akar masalah dan problem keagamaan seperti ketegangan, konflik, kekerasan intra- dan antaragama sa…
Buku ini mengulas secara runut domain yang menggerakan komunitas ini, yang diakui bukan dari kesadarannya sendiri. Melainkan "kesadaran" dari kekuatan supranatural di atas, suatu pesan - pesan dari "langit", yang disebutnya sebagai "Malaikat Jibril". Sebagaimana diketahui dalam khasanah Islam, malaikat jibril adalah sosok Pembantu Tuhan, yang bertugas menyampaikan wahyu kepada umat manusia mela…
Buku ini merupakan terjemahan dari "Philosophy of Religion" karya David Trueblood. Buku ini disusun atas dasar kebutuhan yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia, untuk memberikan penerangan kepada kaum terpelajar tentang kedudukan agama dalam kehidupan manusia. Terutama setelah mengingat kenyataan bahwa buku - buku tentang agama Islam dalam bahasa Arab, tak dapat memenuhi lapangan yang diti…
Indonesia sebagai Negara Pancasil mendasarkan filsafat negaranya pada monoteisme: Ketuhanan Yang Maha Esa. Bukan hanya di Inddonesia, tetapi di mana - mana kebanyakan orang beragama menganut monoteime: kepercayaan akan satu Allah yang berpribadi. Sebagai mahluk yang berbudi, manusia ingin merefleksikan iman kepercayaannya. Mengimani Allah, bukan secara buta melainkan dengan cara yang dapat dip…